BIBIT SENGON

Sengon Laut
Sengon merupakan salah satu tanaman kehutanan penghasil kayu ringan yang digolongkan kelas Kuat IV-V dan Kelas Awet IV-V. Daerah Penyebaran sengon banyak terdapat di Jawa, Maluku, Sulawesi Selatan dan Irian Jaya. Kayu Sengon banyak dimanfaatkan  Penduduk Jawa Barat untuk bahan perumahan. Selain itu untuk peti, korek api, papan serat, papan partikel, dan kayu bakar  (Martawijaya, abdurahim ,dkk; 2005).
Sengon dalam bahasa inggris dikenal dengan nama "Silk Tree".
Ada beberapa macam jenis sengon yaitu:
1. Sengon Buto ( Enterolobium cyclocarpum)
2. Sengon Laut ( Paraserianthes falcataria)
3. Sengon Solomon 
4. Sengon Tekek

Jenis Sengon laut banyak dibudidayakan masyarakat ataupun skala perusahaan untuk pembangunan tanaman industri (HTI).
Klasifikasi ilmiah Sengon Laut
Kingdom  : Plantae
Ordo         : Fabales
Famili       : Fabaceae
Genus       : Paraserianthes
Species     : Paraserianthes falcataria

Benih sengon laut merupakan tipe ortodoks, dimana benih tersebut dapat disimpan dalam waktu yang lama. Dalam 1 Kg, benih sengon laut lokal berisi sekitar 50.000 an benih sedangkan sengon laut FI berisi sekitar 20.000 an jumlah benih. Adapun harga yang kami beli untuk 1 kg Sengon laut lokal seharga Rp 2.500.000 dan sengon laut F1 seharga Rp 27.000.000/Kg. Disini saya akan menyampaikan cara pembuatan bibit sengon laut lokal maupun FI, yaitu:

 Cara Produksi Bibit Sengon
 1. Untuk ekstraksi Benih  Sengon yang ortodoks benih direndam dengan air panas selama 5 menit setelah itu air rendaman tersebut dicampur air dingin, diamkan selama 12 jam.
2. Setelah direndam 12 jam biji sengon diangkat dan ditiriskan atau dikeringkan dengan serbet dan biarkan selama 12 jam . Sehingga total menjadi 24 jam .
Biji Sengon Laut Lokal Yang telah direndam

Biji sengon yang disimpan selama 12 jam sebelum disemai
 
3. Setelah proses peyimpanan 24 jam, benih Sengon disemai langsung pada polibag atau potray yang terlebih dahulu sudah diisi media Tanah hitam : Sekam bakar dengan perbandingan 2: 1. Media tersebut sebelumnya diayak terlebih dahulu agar ukuran media tersebut seragam dan bebas dari serabut akar . Adapun proses pembuatan sekam bakar memerlukan waktu sekitar 12 jam untuk 20 karung sak sekam padi kondisi kering.
Media tanam pada potray





Potray Dalam Bedengan

Biji Sengon laut lokal yang akan disemai

4. Biji Sengon yang telah ditanam sebaiknya disungkup atau ditutup dengan plastik bening agar biji terlindungi dari percikan air hujan dan binatang pengganggu.
Biji Sengon Yang Disungkup

5. Biji dalam sungkup mulai berkecambah pada umur 2-3 hari setelah ditanam. Proses penyungkupan itu sekitar 7-10 hari, kemudian sungkup dibuka. Bedengan tersebut berada dibawah paranet 50 %.

 
Bibit Sengon laut lokal Umur 3 hari dalam polibag

Bibit Sengon laut F1 Umur 10 Hari dalam polibag
Bibit Sengon Laut Lokal dalam potray yang telah dibuka sungkupnya

Sengon Laut Lokal
6. Bibit Sengon laut yang sudah berumur 1 bulan kemudian dikeluarkan dari paranet dan dibiarkan di open area sampai bibit siap tanam. Umumnya Bibit sengon siap tanam berumur 3-4 bulan.

Bibit Sengon Laut F1 Berumur 21 Hari


Bibit sengon Laut lokal berumur 21 Hari
Bibit Sengon Laut Lokal di Open Area umur 1 bulan 10 Hari
Bibit Sengon Laut FI Di Open Area Umur 1 Bulan 10 Hari


Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMBUT ROTAN

KALAKAI

ICON JELAWAT SAMPIT